Embung Kledung: Oase Diantara Dua Gunung

Mengeksplorasi keindahan alam Jawa Tengah, seakan tidak ada habisnya. Dari gunung dan perbukitan yang menghijau sampai tepi lautan yang memukau, semua ada di provinsi ini. Berkat media sosial, dari hari ke hari selalu saja ditemukan pesona alam yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Embung Kledung yang berlokasi di Kabupaten Temanggung.

Embung seluas 83 meter persegi ini dibangun tahun 2010 dan berada di kawasan Desa Kledung, Kecamatan Kledung, dengan jarak 12 kilometer dari Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, melalui jalan Parakan-Wonosobo. Jika menggunakan kendaraan roda empat atau sepeda motor, cukup ditempuh dalam waktu sekitar 26 menit. Akses jalan masuk menuju embung cukup sempit, bahkan di beberapa titik hanya bisa dilalui satu mobil saja. Sebagian besar jalan belum dicor atau diaspal, namun cukup mudah untuk dilalui.

Embung  Kledung awalnya berfungsi sebagai reservoir air di kawasan Kedung, untuk mengatasi kekeringan akibat kemarau. Namun karena letaknya tepat berada di antara gunung Sumbing dan Sindoro, membuat embung ini seolah oase diantara dua gunung. Konon pesona keindahannya mirip dengan danau Kawaguchi yang berlatar gunung Fuji di Jepang.

Tangga Warna Warni

Keindahan embung Kledung merupakan perpaduan antara keelokan alam yang masih asri dengan kearifan lokal masyarakat sekitarnya. Embung ini berada ditengah-tengah perkebunan milik warga yang ditanami aneka komoditi, mulai tembakau, sayur mayur, jambu, hingga kopi. Sungguh kombinasi yang sempurna dan menyejukkan mata.

Kebun Tembakau Sekitar Embung Kledung

Daya tarik utama Embung Kledung adalah pemandangan waduk mini dengan background gunung Sindoro di sebelah utara dan foreground gunung Sumbing di sebelah selatan. Ditambah dengan dinginnya udara khas lereng gunung, sangat pas bagi Anda yang ingin melepas lelah setelah seminggu penuh bekerja.

Embung Kledung Berlatar Gunung Sindoro

Embung Kledung memiliki air yang cukup jernih dan dikelilingi jajaran pohon cemara yang menjulang hijau, menjadikannya sangat instragramable. Kemanapun kamera diarahkan, Anda akan menemukan objek foto dan video yang memikat untuk diabadikan. Beberapa spot  selfie bahkan telah disediakan oleh pengelola, seperti tangga warna-warni, ayunan besar, dan shelter. Keindahan embung makin sempurna dengan keberadaan aneka jenis ikan warna-warni yang berenang lincah kesana kemari. Sesekali berebut menyambut pakan yang ditebar oleh beberapa pengunjung.

Embung Kledung Berlatar Gunung Sumbing

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Embung Kledung adalah pagi atau sore hari, agar Anda mendapatkan view yang sempurna. Jangan khawatir, pengelola sudah menyiapkan beberapa fasilitas pendukung seperti area parkir kendaraan, toilet, dan kuliner. Bahkan bagi Anda yang ingin menginap di kawasan ini, Anda dapat berkemah di camping ground yang tersedia di sisi utara embung. Bagi Anda yang tidak terbiasa berkemah, Anda bisa menginap di hotel yang letaknya tidak terlalu jauh dari embung. Harga tiket masuk, parkir dan kuliner di lokasi ini sangatlah terjangkau. Saksikan keindahannya dalam video berikut ini.

One thought on “Embung Kledung: Oase Diantara Dua Gunung”

Leave a Reply

Your email address will not be published.