Tag Archives: kali progo

Jembatan Bandongan | Sisi Lain Pesona Alam Kali Progo

Pesona alam di sepanjang aliran Kali Progo memang sudah dikenal keren dan memukau. Sungai yang berhulu di Gunung Sindoro ini mengalir melalui beberapa wilayah di selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta, sebelum akhirnya bermuara ke Samudera Hindia. Kali Progo membawa kesuburan di sekitar wilayah yang dilewatinya, menciptakan hijaunya lahan pertanian dan aneka tumbuhan yang sangat indah dipandang mata. Kali ini, MataLidah mencoba menikmatinya dari Jembatan Bandongan yang berlokasi di perbatasan antara Kota Magelang dan Kabupaten Magelang sisi barat.

Jembatan Bandongan dibangun tahun 1995 pada era Orde Baru dan masih kokoh berfungsi sampai saat ini. Memiliki panjang sekitar 80 meter dan lebar sekitar 8 meter, jembatan ini menjadi jalur transportasi utama dari Kota Magelang ke wilayah Kecamatan Bandongan dan sekitarnya.

Dari sekitar Jembatan Bandongan, Anda dapat menikmati indahnya landscape pertanian di sekitar Kali Progo yang membentang hijau dengan latar belakang Gunung Sumbing di sisi barat. Sangat pas untuk lokasi fotografi atau videografi. Selengkapnya dapat Anda saksikan di video ini.

Jalan-Jalan di GOR Samapta Magelang, GOR dengan View Terindah

Akhir pekan ini, MataLidah jalan-jalan ke komplek GOR Samapta yang bersebelahan dengan Stadion Moch. Soebroto di Jalan Tentara Genie Pelajar, Sanden, Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Sekitar 15 menit dari pusat Kota Magelang ke arah utara.

GOR Samapta dan Stadion Moch. Soebroto berlokasi di tepi sebelah timur Sungai Progo dan di sebelah barat berlatar belakang Gunung Sumbing. Kelokan Kali Progo yang diapit hamparan area persawahan nan hijau dan gagahnya Sumbing di kejauhan, membuat komplek gelanggang olah raga ini memiliki view sangat indah, terutama di pagi hari dan saat sunset. Cocok untuk tempat jalan-jalan, jogging atau bersepeda sambil menikmati indahnya pemandangan.

Komplek GOR Samapta dan Stadion Moch. Soebroto menyediakan arena bagi aneka jenis olah raga seperti sepakbola, atletik, tenis lapangan, bulu tangkis, dan bahkan olah raga air, dengan telah selesainya pembangunan Samapta Aquatic Stadium. Stadion Moch. Soebroto juga merupakan homebased klub sepakbola PPSM Magelang dan homebased sementara PSIS Semarang.

Komplek GOR Samapta dan Stadion Moch. Soebroto sejak akhir tahun 2019 juga dijadikan ajang car free day baru oleh Pemerintah Kota Magelang. Makin pas bagi Anda yang suka olah raga ringan sekaligus hobi kulineran di hari minggu pagi. Saksikan keindahan GOR Samapta dan Stadion Moch. Soebroto dalam video berikut ini.

Jembatan Gantung Kramat, Jembatan Ala Indiana Jones

MataLidah kali ini mengunjungi Jembatan Gantung Kramat yang berlokasi di Jl. Rambutan, Ngembik, Kramat Utara, Magelang Utara, Kota Magelang. Karena letaknya di Kampung Ngembik, jembatan ini sering juga disebut sebagai Jembatan Gantung Ngembik. Bentuknya mengingatkan kita pada jembatan gantung di film Indiana Jones produksi Hollywood yang dibintangi Horison Ford.

Jembatan Gantung Kramat yang memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 1,8 meter ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat sebagai jalan pintas yang menghubungkan wilayah Desa Rejosari di Kabupaten Magelang dengan Kelurahan Kramat Utara di Kota Magelang. Warga wilayah perbatasan dapat memangkas jarak tempuh hingga 10 kilometer dengan melewati jembatan ini, dibanding jika harus memutar lewat Kecamatan Bandongan atau Windusari.

Jembatan Gantung Kramat membentang dari timur ke barat melintasi Kali Progo, sungai besar yang berhulu di Gunung Sindoro dan bermuara di Samudera Hindia. Berlatar belakang Gunung Sumbing dan dikelilingi area persawahan hijau, membuatnya memiliki view indah terutama di pagi hari saat cerah. Sangat menarik bagi Anda yang memiliki hobi fotografi atau videografi.

Jembatan Gantung Kramat memiliki konstruksi yang sederhana dengan mengandalkan kekuatan kawat baja dan papan kayu, sehingga hanya dapat dilintasi pemotor dan pejalan kaki saja. Saat melewati jembatan ini, bersiaplah dengan sensasi bergoyang, sehingga hanya orang yang sudah terbiasa dan bernyali saja yang berani melintasinya. Apalagi di beberapa bagian, papan kayunya telah hilang dan diganti bilah bambu, sehingga kehati-hatian sangat diperlukan.

Penasaran dengan sensasi melewati Jembatan Gantung Kramat yang memiliki ketinggian sekitar 5 meter diatas permukaan sungai? Silakan saksikan video berikut ini.