Wisata Kulon Ndeso | wisata alam pedesaan di magelang

Jika Anda jenuh dengan hiruk pikuk perkotaan dan butuh suasana yang tenang dan sejuk, Anda dapat mengunjungi objek wisata berbasis alam yang satu ini: Wisata Kulon Ndeso. Dinamai demikian, karena letaknya memang berada di sebelah barat sebuah desa.

Wisata Kulon Ndeso menawarkan indahnya wisata alam pedesaan dengan persawahan nan hijau, dimana wisatawan dapat menyusuri sawah dan tepian sungai dengan melewati jembatan bambu yang sangat keren. Selain itu, deretan pegunungan Menoreh dan pertemuan Sungai Pundung dan Sungai Progo, akan menyejukkan mata wisatawan. Terdapat pula aneka spot selfie menarik dan instagramable.

Wisata Kulon Ndeso berlokasi di sebelah barat Desa Sokorini, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasinya tidak jauh dari Ibu Kota Kabupaten Magelang. Bisa dijangkau dalam waktu kurang lebih 15 menit. Lokasinya sangat mudah ditemukan dengan bantuan Google Map.

Tiket masuk Wisata Kulon Ndeso sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 5000 per orang dan parkir motor Rp 2000. Jika Anda menggunakan kendaraan roda empat, Anda harus parkir cukup jauh dari lokasi, yaitu di halaman atau pekarangan rumah warga.

Agar tidak kecewa, sebelum memutuskan berkunjung ke Wisata Kulon Ndeso, sebaiknya Anda menyaksikan video reviewnya DISINI atau melalui video berikut ini.

PANTAI GLAGAH | GLAGAH BEACH Near Yogyakarta International Airport

PANTAI GLAGAH | GLAGAH BEACH merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang letaknya sangat dekat dengan bandara Yogyakarta International Airport, sehingga dapat menjadi tempat wisata alternatif bagi wisatawan atau para pengantar penumpang yang baru keluar kawasan bandara YIA. Terletak di sebelah selatan bandara, tepatnya di Jl. Pantai Glagah, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta.

PANTAI GLAGAH | GLAGAH BEACH memiliki view yang lumayan indah, meski tidak semenawan pantai-pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Yang paling menarik bagi wisatawan adalah keberadaan laguna yang cukup luas dan dikelilingi rindangnya pepohonan, sehingga sangat nyaman untuk arena perahu wisata dan becak air. Daya tarik lainnya adalah keberadaan landas pacu Bandara YIA di sebelah utara pantai, yang memungkinkan wisatawan menyaksikan proses pesawat mendarat dari jarak cukup dekat.

PANTAI GLAGAH | GLAGAH BEACH juga memiliki dermaga yang menjorok ke arah laut. Uniknya dermaga ini bukan untuk bersandar kapal, tapi merupakan tanggul untuk menahan ganasnya ombak pantai selatan. Di sekitar tanggul ditempatkan ribuan pemecah ombak berukuran besar dengan bentuk tetrapod, sehingga cukup ikonik dan menarik sebagai tempat selfie wisatawan.

Harga tiket masuk (HTM) PANTAI GLAGAH | GLAGAH BEACH sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 5000 per orang, parkir Rp 5000 untuk mobil, dan Rp 2000 untuk sepeda motor. Namun pengunjung harus membayar lagi untuk naik perahu wisata, becak air, motocross atau ATV. Sebelum berkunjung ke lokasi, silakan cek keindahannya DISINI atau saksikan video berikut.

GUMUK PASIR PARANGKUSUMO | INDONESIA SAND DUNES

GUMUK PASIR PARANGKUSUMO | INDONESIA SAND DUNES merupakan coastal dunes yang unik dan langka. Konon hanya ada tiga sand dunes seperti ini di Asia Tenggara. Dan GUMUK PASIR PARANGKUSUMO adalah satu-satunya tempat sandboarding di Asia Tenggara.

GUMUK PASIR PARANGKUSUMO | INDONESIA SAND DUNES memiliki view mirip padang pasir, lengkap dengan gundukan dan kontur yang khas. Dilengkapi dengan gazebo dan spot selfie instagramable, sehingga sangat menarik untuk dikunjungi. Bahkan beberapa kali digunakan sebagai lokasi shooting video klip penyanyi terkenal tanah air, seperti Agnez Monica.

GUMUK PASIR PARANGKUSUMO | INDONESIA SAND DUNES berlokasi di Jl. Pantai Parangkusumo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Letaknya tidak jauh dari kawasan Pantai Cemoro Sewu, Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis.

Harga tiket masuk GUMUK PASIR PARANGKUSUMO | INDONESIA SAND DUNES sudah menjadi satu paket dengan tiket masuk kawasan Pantai parangtritis. Wisatawan hanya cukup membayar parkir mobil Rp 10.000 atau parkir motor Rp 5.000 untuk memasuki area GUMUK PASIR PARANGKUSUMO. Wisatawan juga bisa menyewa jeep atau ATV untuk menjelajah lebih jauh. Simak keindahan GUMUK PASIR PARANGKUSUMO DISINI atau melalui video berikut ini.

GERBANG SAMUDRA RAKSA KULON PROGO | The Gate of Borobudur

Pada penghujung tahun 2020, ada satu lagi destinasi wisata viral dan hits di Yogyakarta, yaitu GERBANG SAMUDRA RAKSA yang merupakan gerbang masuk utama ke kawasan Candi Borobudur atau the gate of Borobudur dari arah Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo, DIY. Dinamai demikian, karena gerbang ini ditandai dengan bangunan kapal bercadik samudra raksa yang diambil dari relief Candi Borobudur.

Meskipun belum sepenuhnya selesai dibangun, kawasan rest area GERBANG SAMUDRA RAKSA, the gate of Borobudur dengan bentuknya yang unik dan ikonik, sudah menarik banyak orang untuk berkunjung, terutama para pecinta gowes dan penggemar selfie. Bahkan Gerbang Samudra Raksa, Kulonprogo sudah populer dan viral di media sosial.

GERBANG SAMUDRA RAKSA KULON PROGO, terletak di Jl. Nanggulan – Mendut, Klangon, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta atau tepat di tepi selatan Sungai Progo yang menjadi perbatasan wilayah DIY dan Jawa Tengah. Karena letaknya di Klangon, gerbang ini terkenal juga sebagai Gerbang Klangon.

Untuk berkunjung ke GERBANG SAMUDRA RAKSA KULON PROGO, pengunjung tidak dikenai biaya sepeser pun alias gratis. Pengunjung hanya cukup membayar parkir kendaraan. Namun saat ini, pengunjung tidak diperkenankan masuk ke kawasan rest area di sekitar replika kapal Samudraraksa karena alasan keselamatan dan menghindari kerumunan. Pastikan mematuhi protokol kesehatan saat mengunjungi rest area ini.

Sebelum berkunjung ke GERBANG SAMUDRA RAKSA KULON PROGO, the gate of Borobudur, ada baiknya simak pesonanya DISINI atau saksikan video berikut ini.

SVARGA BUMI BOROBUDUR | New Destination Near Borobudur Temple

SVARGA BUMI BOROBUDUR merupakan destinasi wisata baru yang instagramable di dekat Candi Borobudur, tepatnya berlokasi di tepi Jalan Borobudur – Ngadiharjo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Hanya berjarak sekitar 5 menit dari kawasan taman wisata Candi Borobudur, sehingga dapat menjadi destinasi alternatif bagi wisatawan yang mengunjungi Candi Borobudur.

SVARGA BUMI BOROBUDUR menjadi sangat menarik wisatawan karena menawarkan lebih dari dua puluh spot selfie beraneka bentuk di tengah persawahan yang hijau dengan latar belakang Candi Borobudur, gunung, dan perbukitan Menoreh. Sangat pas bagi wisatawan yang menyukai selfie untuk diposting instagram, facebook atau media sosial lainnya.

SVARGABUMI BOROBUDUR memiliki konsep wisata sawah dengan view indah. Konsep wisata ini sangat cocok menjadi alternatif destinasi wisata di saat pandemi karena berada berada di alam terbuka dengan sirkulasi udara tidak terbatas. Selama pandemi, pengelola SVARGA BUMI BOROBUDUR juga telah memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung dan mewajibkan pengunjung mematuhi protokol kesehatan.

Harga tiket masuk (HTM) ke destinasi seindah SVARGABUMI BOROBUDUR juga cukup terjangkau. Wisatawan hanya perlu membayar Rp 25.000 per orang, parkir mobil Rp 5000, parkir motor Rp 2000. Keindahan dan kemudahan akses menuju SVARGABUMI BOROBUDUR, tak heran menjadikannya salah satu wisata hits di Magelang tahun 2020. Sebelum meluncur kesana, silakan saksikan keindahannya DISINI atau di video berikut.

NEPAL VAN JAVA | Dusun Butuh | Unique Village in INDONESIA

Nepal van Java atau Dusun Butuh merupakan salah satu destinasi wisata alami yang sedang hits di Indonesia tahun 2020 ini. Tak heran jika hampir tiap hari, tempat ini dikunjungi oleh banyak wisatawan dari seluruh penjuru tanah air. Apalagi jika weekend atau hari libur. Popularitasnya makin meroket berkat postingan para netizen di media sosial dan youtuber. Bahkan program televisi seperti My Trip My Adventure juga shooting di Nepal van Java.

Nepal van Java menyuguhkan pesona Dusun Butuh, sebuah perkampungan unik di lereng Gunung Sumbing dengan jajaran rumah penduduk mengikuti kontur perbukitan yang konon mirip dengan ciri khas perkampungan di lereng Himalaya, Nepal, sehingga orang menyebutnya sebagai Nepal van Java.

Nepal van Java atau Dusun Butuh berada di wilayah Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Berjarak tempuh sekitar 45 menit dari Kota Magelang dan bisa diakses menggunakan mobil atau sepeda motor. Namun untuk mencapainya dibutuhkan kondisi kendaraan pribadi yang prima karena melalui jalanan kampung dengan tanjakan-tanjakan tajam dan sempit.

Dusun Butuh juga merupakan salah satu lokasi base camp pendakian Gunung Sumbing, sehingga sangat populer di kalangan pecinta alam dan pendaki gunung. Dan karena letaknya di ketinggian dan dikelilingi lahan pertanian warga, Nepal van Java, memiliki view yang mempesona, terutama di pagi hari saat cuaca cerah. Tiket masuk Nepal van Java juga sangan terjangkau, HTM: Rp 2500 per orang, parkir mobil Rp 5000, parkir motor Rp 2000. Sebelum meluncur ke lokasi, silakan simak pesonanya DISINI atau lewat video berikut ini.

Memanjakan Mata dan Lidah