Balikpapan sering kali dikenal sebagai kota minyak dan gerbang IKN yang sibuk. Namun, bagi mereka yang ingin merasakan denyut nadi kota ini secara lebih intim, tidak ada cara yang lebih baik selain dengan berjalan kaki atau walking tour. Menapaki jalur trotoar dari Taman Tugu Dayak Manuntung hingga Balikpapan Superblock (BSB), menawarkan perpaduan unik antara sejarah, budaya lokal, dan modernitas pesisir.
Mengapa Walking Tour di Balikpapan?
Berjalan kaki memungkinkan Anda melihat detail yang terlewatkan saat berada di dalam kendaraan. Anda bisa berhenti sejenak untuk memotret arsitektur kota, mencicipi jajanan kaki lima, atau sekadar menikmati hembusan angin laut di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Dalam walking tour Kota Balikpapan ini, Anda bisa menyusuri rute sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer yang menyajikan pemandangan kota, interaksi warga, hingga pusat hiburan paling populer di Kalimantan Timur.
Titik Awal: Tugu Dayak
Perjalanan Anda bisa dimulai dari Taman Tugu Dayak Manuntung. Tugu ini bukan sekadar monumen; ia adalah simbol identitas Kalimantan. Patung sosok mengenakan pakaian adat Dayak yang gagah ini melambangkan semangat “Manuntung” (bekerja keras hingga tuntas). Di taman ini, Anda bisa foto-foto untuk mengabadikan momen di depan tugu yang ikonik ini. Taman di sekitarnya cukup rindang, cocok untuk melakukan pemanasan ringan sebelum mulai berjalan.
Menyusuri Jalan Sudirman
Dari Tugu Dayak, arahkan langkah Anda menuju arah Selatan menyusuri Jalan Jenderal Sudirman. Jalur pedestrian di area ini tergolong cukup ramah bagi pejalan kaki dibandingkan area lain di Balikpapan. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan selama perjalanan dan gunakan tempat sampah yang tersedia di sepanjang jalur pedestrian.
Selama perjalanan, Anda akan melewati: Gedung Pemerintahan dan Perkantoran dengan arsitektur yang beragam dan tertata rapi; Pemandangan Selat Makassar dari beberapa celah bangunan, Anda bisa mengintip birunya air Selat Makassar yang berbatasan langsung dengan pusat kota; dan Kuliner Lokal dimana Anda dapat menemukan penjual buah musiman atau warung kopi legendaris di sepanjang rute ini. Jangan ragu untuk mencoba Salome (pentol khas Balikpapan) jika menemukannya di pinggir jalan.
Titik Akhir: Balikpapan Superblock (BSB)
Setelah berjalan sekitar 30-40 menit, Anda akan tiba di Balikpapan Superblock (BSB). Kawasan ini adalah definisi “One Stop Entertainment” di Kota Minyak. Perubahan suasana dari area bersejarah di Tugu Dayak menuju kawasan modern BSB sangat terasa di sini.
Apa yang Bisa Dilakukan di BSB?
- Pantai BSB: Destinasi wajib! Ini adalah area lifestyle tepi laut dengan instalasi seni yang instagrammable, mobil-mobil antik, dan panggung musik.
- Wisata Belanja: Terdapat e-Walk dan Pentacity, dua mall besar bagi Anda yang ingin mendinginkan diri dengan AC setelah berjalan kaki.
- Kuliner Tepi Laut: Menikmati seafood segar sambil melihat matahari terbenam adalah cara terbaik menutup walking tour Anda.
Jika Anda punya waktu lebih, sedikit melipir ke arah Lapangan Merdeka adalah ide bagus. Namun, jika ingin tetap pada rute langsung ke BSB, pastikan Anda tetap berada di jalur utama yang kini semakin modern dengan lampu-lampu jalan dekoratif.
Tips Penting Walking Tour Balikpapan
Untuk pengalaman terbaik, perhatikan tabel persiapan berikut:
| Kebutuhan | Saran |
| Waktu Terbaik | 07.00 – 09.00 (Pagi) atau 16.30 – 18.00 (Sore) |
| Pakaian | Baju berbahan katun yang menyerap keringat dan sepatu lari/sneakers. |
| Perlengkapan | Tabir surya (sunblock), kacamata hitam, dan botol minum isi ulang. |
| Transportasi Pulang | Tersedia banyak taksi online atau angkutan kota (Angkot) No. 7 di depan BSB. |
Kesimpulan
Rute walking tour dari Taman Tugu Dayak Manuntung ke Balikpapan Superblock memberikan gambaran lengkap tentang kota ini: dari akar budaya Dayak yang kuat hingga transformasi menjadi kota metropolitan yang modern.
Selain sehat, berjalan kaki memberi Anda perspektif berbeda tentang keramahan warga Balikpapan. Jadi, ikat tali sepatu Anda dan mulailah menjelajah! Simak video berikut, agar Anda punya gambaran.






